- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Bupati Eman Suherman, Bukti Kerja Nyata M
- Waspada Modus, Polsek Majalengka Kota Tangani Kasus Penipuan dan Penggelapan Bermodus Pacaran
- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
Bijak Bermedia Sosial dan Merespon Keluhan Masyarakat jadi perhatian Polres Majalengka

Literasikata.id Majalengka, Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kehadiran Polri di ruang digital, Polres Majalengka menggelar pelatihan bertajuk "Bijak Bermedia Sosial dan Merespon Semua Keluhan Masyarakat di Media Sosial" pada Rabu (28/5/2025), bertempat di Aula Polres Majalengka.
Pelatihan tersebut Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, didampingi oleh Kabag Ops Polres Majalengka Kompol H. Jaja Gardaja, memimpin Pelatihan Pelayanan Publik, Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kabag Ren, para penanggung jawab kegiatan, serta para operator media sosial Polres dan jajaran.
Baca Lainnya :
Dalam sambutannya, Kompol Asep Agustoni menekankan pentingnya peran anggota Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis, termasuk di ruang media sosial yang kini menjadi wadah utama penyampaian aspirasi masyarakat.
“Polri harus hadir tidak hanya secara fisik di tengah masyarakat, tetapi juga secara aktif di dunia digital. Media sosial harus menjadi ruang pelayanan yang responsif, bukan hanya sekadar sarana informasi,” ujar Kompol Asep.
Pelatihan ini bertujuan membekali para personel dengan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola akun media sosial institusi secara profesional, serta memberikan respons cepat dan tepat terhadap berbagai keluhan, saran, maupun kritik dari masyarakat.
Sementara itu, Kompol H. Jaja Gardaja menambahkan bahwa kegiatan ini juga bagian dari komitmen Polres Majalengka dalam menerapkan prinsip pelayanan prima, termasuk menjaga citra positif institusi di mata publik.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap keluhan yang masuk melalui media sosial dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tuntas. Ini merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas layanan Polri kepada masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, diisi dengan pemaparan materi, studi kasus, hingga simulasi penanganan pengaduan di media sosial.
Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh jajaran Polres Majalengka semakin siap dan profesional dalam menghadapi tantangan pelayanan publik di era digital, serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.











