- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
- Polres Majalengka Gelar Operasi Miras, Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Berbagai Jenis
- Satres Narkoba Polres Majalengka Berhasil Amankan Terduga Pengedar Obat Obatan Terlarang
- Bupati Majalengka Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo.
- Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan
- Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman
- GANISA DPD Majalengka Apresiasi Ketegasan Kapolres dalam Pemberantasan Narkoba
- Bupati Majalengka Pastikan Keberangkatan Jemaah Haji 2026 dan Berikan Fasilitas Lengkap.
- Peran KIM dalam Literasi Digital di era Akselerasi Tranformasi.
- Momen Haru di Kodim Majalengka, 18 Prajurit Resmi Menyandang Pangkat Baru
Ketua GANISA Majalengka Kritik DPRD: Ada Apa dengan DPRD Majalengka

Literasikata.id Majalengka — Ketua Gerakan Anti Narkotika Indonesia (GANISA) Majalengka, Taufik Hidayat, melayangkan kritik keras terhadap DPRD Kabupaten Majalengka. Ia menyayangkan belum adanya tindak lanjut terhadap audiensi dan dengar pendapat yang pernah diajukan oleh pihaknya kepada DPRD setempat sudah dua bulan lebih katanya
"Merasa belum diakomodir, kami bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan DPRD Majalengka?" ujar Taufik dengan nada tegas saat diwawancarai, Jumat (13/6/2025).
Baca Lainnya :
Menurut Taufik, belum adanya dukungan nyata dari DPRD Majalengka mencerminkan kurangnya keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang. Ia menyoroti laporan masyarakat yang masih terus masuk melalui media massa terkait maraknya peredaran narkoba di Majalengka.
"Perdagangan obat-obatan terlarang belum bisa dikurangi, apalagi diberantas. Ini kenyataan pahit yang harus kita hadapi bersama," tegasnya.
GANISA, lanjut Taufik, selama ini hanya memiliki ruang untuk mengedukasi dan mengingatkan pemerintah. Namun, upaya itu akan sia-sia tanpa langkah konkret dari para wakil rakyat. Ia mengajak DPRD untuk duduk bersama merumuskan strategi nyata dalam perang melawan narkoba.
"Kami mengajak DPRD Majalengka untuk bersama-sama menyusun langkah terbaik. Ini demi masa depan generasi muda Majalengka dan bangsa pada umumnya," tambahnya.
Taufik juga menyinggung isu miring yang berkembang di masyarakat mengenai adanya oknum pejabat, termasuk ASN dan mantan anggota DPRD, yang tersandung kasus narkoba. Ia berharap DPRD dan pemerintah segera bersih-bersih internal agar tidak kehilangan kepercayaan publik.











