- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Bupati Eman Suherman, Bukti Kerja Nyata M
- Waspada Modus, Polsek Majalengka Kota Tangani Kasus Penipuan dan Penggelapan Bermodus Pacaran
- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
Polsek Kasokandel Gencarkan Sosialisasi Tolak Premanisme Berkedok Ormas di Desa Gandasari

Literasikata.id Majalengka, Dalam rangka menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat dan dunia usaha, Polsek Kasokandel Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sapa warga dan sosialisasi kamtibmas di Desa Gandasari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka pada Sabtu (19/4/2025).
Kegiatan ini dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kasokandel, Bripka Seno Suseno, yang turun langsung ke lapangan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya premanisme yang berkamuflase dalam bentuk organisasi kemasyarakatan (ormas). Dalam sambangnya, Bripka Seno mengajak warga agar lebih waspada terhadap oknum-oknum yang menggunakan atribut ormas untuk menakut-nakuti atau meresahkan lingkungan.
Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan premanisme dengan dalih ormas merupakan pelanggaran hukum yang tidak boleh dibiarkan. “Premanisme berkedok ormas bisa merusak rasa aman masyarakat dan menghambat iklim investasi di daerah. Kami mengajak seluruh warga, termasuk pelaku usaha, untuk menolak praktik semacam ini dan segera melaporkan melalui layanan 110 jika menemui hal mencurigakan,” ungkapnya.
Baca Lainnya :
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program sistem pemolisian yang mengedepankan keterlibatan masyarakat secara aktif. Selain mengajak warga menolak premanisme, Bripka Seno juga menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara masyarakat dan pihak Kepolisian untuk bersama-sama menjaga ketertiban umum.











