- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Bupati Eman Suherman, Bukti Kerja Nyata M
- Waspada Modus, Polsek Majalengka Kota Tangani Kasus Penipuan dan Penggelapan Bermodus Pacaran
- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
Polsek Kasokandel Monitoring Program Ketahanan Pangan Bergizi di Desa Jatisawit

Literasikata.id Majalengka, Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Kasokandel Polres Majalengka Polda Jabar melakukan monitoring dan pengecekan lokasi Program 2 Pangan Bergizi (PPB) di wilayah Kecamatan Kasokandel, tepatnya di Blok Babakan, Desa Jatisawit, Kabupaten Majalengka, pada Minggu (27/7/2025).
Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Kasokandel Ipda A. Rusdianto, S.H. menugaskan Brigadir Endi Rosdiandi sebagai personel penggerak Program Ketahanan Pangan untuk melaksanakan pendataan dan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan keberlangsungan dan efektivitas program tersebut.
Baca Lainnya :
Program ini berfokus pada pengolahan lahan desa non-percontohan untuk penanaman komoditas pangan bergizi. Di lokasi tersebut, lahan seluas 140 meter persegi yang berstatus sebagai lahan bengkok milik desa dikelola oleh warga bernama Bapak Lili, dengan melibatkan dua orang dari kelompok tani setempat. Jenis tanaman yang dibudidayakan dalam program ini adalah tanaman jagung, yang termasuk dalam kategori tanaman bernilai gizi dan mudah dikembangkan di lahan desa.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program pangan bergizi berbasis ketahanan lokal. Kami tidak hanya fokus pada keamanan wilayah, tetapi juga ikut berperan aktif dalam penguatan ketahanan pangan masyarakat,” ujar Ipda Rusdianto.











