- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Bupati Eman Suherman, Bukti Kerja Nyata M
- Waspada Modus, Polsek Majalengka Kota Tangani Kasus Penipuan dan Penggelapan Bermodus Pacaran
- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
Pusat Oleh-oleh OMA Hadir di Majalengka, Jadi Wadah UMKM Kuliner, Fashion, dan Kriya

Literasikata.id Majalengka – Pusat Oleh-oleh Majalengka OMA resmi hadir dan menjadi warna baru bagi geliat ekonomi kreatif daerah. Berlokasi di kawasan strategis pusat kota, OMA menjadi pasar tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari produk kuliner, fashion, hingga kriya khas Majalengka.
Pembukaan Pusat Oleh-oleh OMA berlangsung terbuka untuk umum dan dimeriahkan dengan sajian seni tradisi. Para tamu undangan dan pengunjung juga dapat menikmati beragam jajanan khas yang tersedia di konter OMA. Peresmian dilaksanakan pada Sabtu (20/12/2025).
Baca Lainnya :

Gedung Pusat Oleh-oleh Majalengka OMA beralamat di Jalan Kadipaten–Majalengka, tepatnya di kawasan Munjul, berhadapan langsung dengan Hotel Garden. Lokasinya dinilai sangat strategis dengan halaman yang luas sehingga mampu menampung kendaraan, termasuk bus pariwisata.
“Lokasi ini sangat mendukung karena berada di jalur utama dan memiliki area parkir yang luas,” ungkap Manajer OMA, Usman Nugraha.
Usman menjelaskan, seluruh produk yang dipasarkan di OMA telah melalui proses kurasi yang ketat. Dari sekitar 60 pelaku UMKM yang mengikuti seleksi, terkurasi sebanyak 167 produk unggulan khas Majalengka yang kini dipasarkan di OMA. Adapun jam operasional toko OMA dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB.
OMA hadir sebagai pusat oleh-oleh khas Majalengka sekaligus menjadi wadah bagi pelaku UMKM lokal agar produknya dapat dikenal lebih luas dan diharapkan mampu menjadi ikon Majalengka, baik di sektor kuliner maupun kriya.
“Kami ingin OMA menjadi toko oleh-oleh yang nyaman bagi para pengunjung, seperti rumah yang dirindukan, rumah nenek. Karena itu, kami mengajak masyarakat dan wisatawan untuk berbelanja di OMA dan membawa oleh-oleh khas Majalengka,” ujar Usman.
Ia menambahkan, sasaran pengunjung OMA tidak dibatasi. Manajemen menargetkan OMA sebagai pasar kuliner Majalengka yang mampu menarik pembeli dan penikmat kuliner dari luar daerah untuk membawa pulang produk khas Majalengka.
Dengan berdiri dan dibukanya Pusat Oleh-oleh OMA, diharapkan dapat menciptakan pasar yang lebih luas serta mampu menampung lebih banyak produk UMKM Majalengka dengan jangkauan pemasaran yang semakin besar.
“Kami dari manajemen mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaku UMKM yang telah mempercayakan produknya menjadi bagian dari OMA. Semoga ke depan kerja sama ini semakin baik dan prospeknya semakin besar, terlebih OMA menjadi toko oleh-oleh pertama yang hadir di Majalengka,” pungkasnya.











