- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Bupati Eman Suherman, Bukti Kerja Nyata M
- Waspada Modus, Polsek Majalengka Kota Tangani Kasus Penipuan dan Penggelapan Bermodus Pacaran
- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Majalengka Gelar Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Literasikata.id Majalengka – Dalam rangka Operasi Patuh Lodaya 2025, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka yang dipimpin oleh IPDA Haris Giri Sampan kembali menggelar kegiatan Police Goes to School bertempat di SMAN 1 Ligung Kab. Majalengka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar sebagai bagian dari upaya preventif dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Senin (21/07/2025)
Dalam kesempatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman penting terkait keselamatan berlalu lintas, di antaranya larangan membawa kendaraan bagi pelajar yang masih di bawah umur, yang merupakan salah satu penyumbang angka kecelakaan di jalan. IPDA Haris menekankan bahwa keselamatan pelajar harus menjadi prioritas, baik oleh siswa itu sendiri maupun pihak sekolah dan orang tua.
Baca Lainnya :
Selain itu, materi yang disampaikan mencakup faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, pentingnya penggunaan helm berstandar SNI untuk melindungi kepala dari risiko fatal saat kecelakaan, serta larangan penggunaan knalpot bising yang tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat.
Tak kalah penting, para pelajar juga diinformasikan mengenai edaran Gubernur Jawa Barat tentang aturan jam malam bagi anak-anak dan remaja, sebagai bentuk pengawasan terhadap aktivitas remaja di luar rumah pada malam hari demi mencegah potensi kenakalan remaja dan pelanggaran hukum lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas di kalangan pelajar semakin meningkat, serta mampu menciptakan generasi muda yang taat hukum dan peduli terhadap keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.











