- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
Bupati Majalengka GEBER warganya untuk jaga lingkungan lebih bersih

Literasikata.id Majalengka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka meluncurkan Inovasi GEBER Gerakan Jumat Bebersih dan Berkah. GEBER merupakan salah satu program 100 hari kerja Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdan dalam penanganan sampah dan kebersihan yang ada di Kabupaten Majalengka.
Kebersihan lingkungan dan sampah menjadi salah satu faktor dari kesehatan masyarakat, untuk itu Bupati melakukan Gerakan Ju'mat Bersih dan Berkah (GEBER) bersama masyarakat , yang di awali dari sekitar Makodim 0617 Majalengka, kelurahan Tonjong , Jum'at (25/04/2025).
Pelaksanaan Gerakan Jum'at bersih yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka ini sebagai wujud dalam penanganan sampah dan pembersihan saluran air sungai.
Baca Lainnya :
Bupati Majalengka, Eman Suherman mengimbau kepada semua masyarakat untuk bisa berdisiplin dalam pembuangan sampah, karena selama ini penyebab banjir adalah akibat banyak yang membuang sampah ke sungai.
" Program GEBER merupakan salah satu langkah mengedukasi masyarakat agar selalu rutin setiap hari Jum'at untuk menjaga kebersihan lingkungan yang ada di sekitar kita," ujar Eman.
Bupati juga menghimbau kepada Camat dan Kepala Desa serta Lurah untuk menyiapkan tempat pembuangan sampah sementara , hal ini untuk mengurangi beban Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam pengangkutan sampah.
" Yang paling utama masyarakat dihimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai dan dipinggir jalan. Lingkungan menjadi terlihat kumuh, kotor dan jorok yang menjadi tempat berkembangnya banyak bibit penyakit," harapnya.











