- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dua Rumah di Bantarjati Majalengka Ludes Terbakar, Kerugian Capai

Literasikata.id Majalengka – Dua rumah warga di Blok Pajaten, RT 007/RW 004, Desa Bantarjati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, dilanda kebakaran pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik pada bagian atap rumah yang kemudian memunculkan api hingga membakar bangunan.
Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Koramil 1715/Kertajati, Polsek Kertajati, Satpol PP Kecamatan Kertajati, Damkar Kabupaten Majalengka, Tagana, perangkat Desa Bantarjati, serta masyarakat setempat segera melakukan upaya pemadaman dan penanganan di lokasi kejadian.
Baca Lainnya :
Babinsa Koramil 1715/Kertajati Kodim 0617/Majalengka, Serka Nano, mengatakan bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian atap rumah sebelum akhirnya membesar dan menghanguskan bangunan milik warga.
"Diduga api berasal dari korsleting listrik pada bagian atap rumah. Berkat kerja sama seluruh unsur terkait dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB sehingga tidak merembet ke rumah lainnya," ujar Serka Nano saat dikonfirmasi.
Adapun rumah yang terdampak merupakan milik Endin Junaidi (41), seorang buruh tani, dan Sarta (64), petani/pekebun, yang keduanya merupakan warga Blok Pajaten, Desa Bantarjati, Kecamatan Kertajati.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Aparat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik serta rutin memeriksa kondisi jaringan listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa. (Pendim_0617)











