- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
GANISA Apresiasi Penangkapan 9 Bandar Narkoba oleh Polres Majalengka

Literasikata.id Majalengka – Pengungkapan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka mendapat apresiasi dari Gerakan Anti Narkotika Indonesia (GANISA) DPD Majalengka.
Ketua GANISA, Taufik "Geblug" Hidayat, menyatakan dukungannya terhadap langkah aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Majalengka.
“GANISA akan terus mendukung siapapun yang berani menangkap dan memenjarakan para pengedar narkoba yang merusak masa depan generasi muda. Kami mengapresiasi langkah tegas Polres Majalengka dalam mengungkap kasus ini,” ujarnya.
Baca Lainnya :
Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, dalam keterangan persnya mengungkapkan bahwa pada bulan April dan Mei 2025, pihaknya berhasil mengungkap 9 kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang dengan total 9 tersangka yang kini telah diamankan.
Rincian kasus yang berhasil diungkap:
- Narkotika jenis sabu: 1 kasus
- Daun ganja kering: 2 kasus
- Tembakau sintetis: 1 kasus
- Psikotropika: 1 kasus
- Obat keras tanpa izin edar: 4 kasus
Pengungkapan kasus dilakukan di berbagai kecamatan di Kabupaten Majalengka, yakni Majalengka (3 kasus), Jatiwangi (1 kasus), Cigasong (1 kasus), Dawuan (1 kasus), Maja (1 kasus), Leuwimunding (1 kasus), dan Cikijing (1 kasus).
Barang bukti yang diamankan:
- Sabu: 0,42 gram
- Daun ganja kering: 260,54 gram
- Tembakau sintetis: 13,96 gram
- Psikotropika: 26 butir
- Obat keras (Tramadol & Trihexyphenidyl): 2.000 butir
Nama-nama tersangka yang diamankan:
- Heriyani Ambo Aseh alias Ebet (sabu)
- Raply Mohamad Rafael dan Bagas Kasdani (ganja kering)
- Arya Agis Maosul (tembakau sintetis)
- Reagan Padangga alias Regen (psikotropika)
- Deniawan alias Gotik, Dindin Kurniawan alias Bardin, Asep Firda Maolana, dan Yayat Supriatna (obat keras)
Para pelaku menjalankan aksinya dengan berbagai modus, seperti sistem "tempel" (penyimpanan barang di lokasi tertentu) hingga transaksi langsung atau sistem COD (cash on delivery).
Kapolres menegaskan bahwa para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, khususnya Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 112 ayat (1), serta pasal terkait peredaran obat keras tanpa izin edar.
GANISA berharap keberhasilan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya.











