- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
Moment Hari Tani Nasional Bupati Eman Panen Padi, Majalengka Surflus.

Literasikata.id Majalengka - Produksi padi di Kabupaten Majalengka merupakan salah satu sektor pertanian yang penting bagi masyarakat setempat selain sebagai penyumbang bagi Jawa Barat. Kabupaten Majalengka dikenal dengan lahan pertaniannya yang subur dan sistem irigasi yang relatif baik, sehingga mendukung pertumbuhan padi sebagai komoditas utama.
" Pertanian di Majalengka surplus, terutama pada komoditas padi dan jagung, dengan ditopang oleh lahan yang subur dan sistem irigasi yang baik. Surplus ini menunjukkan produksi melebihi kebutuhan lokal dan memungkinkan pengiriman hasil pertanian ke wilayah luar Majalengka, " hal tersebut dikatakan Bupati Majalengka, H.Eman Suherman saat panen padi bersama Wakil Menteri Pertanian pada Peringatan Hari Tani Nasional di Kandanghaur, Rabu (24/09/2025).
Baca Lainnya :
Surplus pertanian ini memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Majalengka dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
Menurut Bupati pada Tahun 2024 tercatat produksi gabah mencapai 160.000 ton. Dengan jumlah tersebut masih bisa menyumbang ketersediaan pangan Jawa Barat.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, H.Gatot Sulaeman menambahkan saat ini luas lahan pertanian 30.996,42 hektare.
Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan ini terluas berada di Kecamatan Ligung mencapai 3.218,19 hektare, Kecamatan Jartitujuh seluas 2.18,11 hektare, Lemahsugih seluas 1.965,65 hektare.
" Walaupun lahan pertanian yang ada di wilayah utara sebagian sudah beralih fungsi menjadi pabrik dan perumahan, tapi capaian gabah masih tetap surflus," tutur Gatot.
Selain surflus padi di Kabupaten Majalengka juga surflus jagung. Tahun ini target produksi jagung 133.839 ton, dengan luas areal tanam 18.456 hektare.
" Produksi jagung 2 tahun terakhir sebanyak 112.486 ton pada 2023 dan pada 2024 sebanyak 132.246 ton. Dengan cakupan lahan pertanian jagung di Kecamatan Majalengka, Bantarujeg, Maja dan Banjaran," ujarnya.











