- Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
- Polres Majalengka Kejar Tersangka Kasus Persetubuhan Anak yang Mangkir Pemeriksaan
- Polres Majalengka Menangkan Sidang Praperadilan di Pengadilan Negri kelas 1B Majalengka
- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
- Polres Majalengka Gelar Operasi Miras, Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Berbagai Jenis
- Satres Narkoba Polres Majalengka Berhasil Amankan Terduga Pengedar Obat Obatan Terlarang
- Bupati Majalengka Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo.
- Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan
- Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman
- GANISA DPD Majalengka Apresiasi Ketegasan Kapolres dalam Pemberantasan Narkoba
Babinsa Aru Irian Ikut Musdessus dan Musyawarah Perubahan Anggaran Desa 2025

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula, Kopda Mohli Gay, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) dan Musyawarah Perubahan Anggaran Desa Tahun 2025 di Desa Aru Irian, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Senin (25/08/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan warga. Musyawarah digelar untuk membahas perubahan alokasi anggaran desa agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Lainnya :
Dalam kesempatan tersebut, Kopda Mohli Gay menyampaikan saran agar penggunaan anggaran desa benar-benar dikelola secara bijak dan transparan.
“Anggaran desa, baik berupa uang maupun barang, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar bermanfaat nyata bagi masyarakat. Contoh kecil bisa diarahkan pada ketahanan pangan, seperti bidang pertanian melalui penanaman padi ladang dan ubi, bidang perikanan dengan pengadaan viber, serta bidang peternakan melalui pembelian sapi peliharaan,” ungkapnya.
Babinsa juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang sesuai aturan agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
“Semua yang direncanakan hendaknya berjalan baik sesuai harapan masyarakat Desa Aru Irian, sehingga tidak menjadi temuan saat pemeriksaan dan benar-benar memberikan hasil positif bagi warga,” tutup Kopda Mohli Gay.











