- Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
- Polres Majalengka Kejar Tersangka Kasus Persetubuhan Anak yang Mangkir Pemeriksaan
- Polres Majalengka Menangkan Sidang Praperadilan di Pengadilan Negri kelas 1B Majalengka
- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
- Polres Majalengka Gelar Operasi Miras, Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Berbagai Jenis
- Satres Narkoba Polres Majalengka Berhasil Amankan Terduga Pengedar Obat Obatan Terlarang
- Bupati Majalengka Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo.
- Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan
- Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman
- GANISA DPD Majalengka Apresiasi Ketegasan Kapolres dalam Pemberantasan Narkoba
Babinsa Berebere Ajak Warga Desa Pangeo Waspadai Bahaya Judi Online.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Dalam rangka memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa, Babinsa Koramil 1514-02/Berebere, Serka Rivai Drakel, menggelar komunikasi sosial bersama warga Desa Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, pada Kamis (08/05/2025). Dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan imbauan terkait bahaya judi online dan dampak buruknya terhadap kehidupan keluarga.
Menurut Serka Rivai, judi online kini menjadi ancaman serius, bahkan telah menjangkau wilayah pedesaan. Kemudahan akses internet membuat praktik ini dengan cepat menyasar berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa, remaja, hingga anak-anak sekolah. “Kalau ini dibiarkan, bisa merusak masa depan generasi muda dan memicu berbagai persoalan sosial dalam keluarga maupun masyarakat,” tegasnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua diharapkan lebih aktif mengontrol penggunaan handphone dan akses internet anak-anak, termasuk aplikasi, game, dan media sosial. Meluangkan waktu untuk berdiskusi, beraktivitas bersama anak, serta mengarahkan mereka pada kegiatan positif seperti olahraga, keterampilan, maupun aktivitas keagamaan, dianggap sebagai langkah pencegahan yang efektif. Serka Rivai juga mengingatkan agar orang tua mewaspadai tanda-tanda anak mulai terlibat judi online, seperti sering meminjam uang, terlalu asyik dengan HP, atau mudah marah saat ditegur,"ujar Serka Rivai".
Baca Lainnya :
“Sebagai Babinsa, kami mengajak para kepala keluarga untuk tidak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi pelindung pertama bagi anak-anak dari dampak negatif teknologi. Jika kita lakukan pencegahan bersama, insya Allah kita bisa menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bermoral,” tutupnya.











