- Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
- Polres Majalengka Kejar Tersangka Kasus Persetubuhan Anak yang Mangkir Pemeriksaan
- Polres Majalengka Menangkan Sidang Praperadilan di Pengadilan Negri kelas 1B Majalengka
- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
- Polres Majalengka Gelar Operasi Miras, Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Berbagai Jenis
- Satres Narkoba Polres Majalengka Berhasil Amankan Terduga Pengedar Obat Obatan Terlarang
- Bupati Majalengka Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo.
- Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan
- Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman
- GANISA DPD Majalengka Apresiasi Ketegasan Kapolres dalam Pemberantasan Narkoba
Babinsa Koramil 1514-02/Berebere Ajak Warga Bido Hidupkan Budaya Gotong Royong

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-02/Berebere, Praka Bazar, perlu gitu musik melaksanakan komunikasi sosial bersama warga Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara, pada Sabtu (30/8/2025). Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong sebagai warisan leluhur yang sarat manfaat bagi kehidupan bersama.
Praka Bazar menekankan bahwa gotong royong bukan hanya sekadar kerja bersama, tetapi juga wujud kepedulian sosial dan kebersamaan warga desa.
Baca Lainnya :
“Gotong royong adalah kekuatan masyarakat desa. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat bisa terasa ringan, lingkungan menjadi bersih, pembangunan lebih cepat, dan hubungan antarwarga semakin erat. Inilah budaya luhur yang harus terus dijaga agar tidak hilang oleh perkembangan zaman,” ungkap Babinsa.
Ia juga menambahkan bahwa dengan menghidupkan semangat gotong royong, banyak manfaat yang bisa dirasakan masyarakat, mulai dari terciptanya lingkungan yang sehat, meningkatnya solidaritas, hingga memudahkan penyelesaian berbagai permasalahan desa.
“Kalau kita hidup individualis, maka setiap masalah terasa berat. Tapi dengan gotong royong, kita saling bantu, saling menguatkan, dan desa menjadi lebih maju. Karena itu, mari kita budayakan kembali gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,”pesan Praka Bazar.











