- Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
- Polres Majalengka Kejar Tersangka Kasus Persetubuhan Anak yang Mangkir Pemeriksaan
- Polres Majalengka Menangkan Sidang Praperadilan di Pengadilan Negri kelas 1B Majalengka
- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
- Polres Majalengka Gelar Operasi Miras, Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Berbagai Jenis
- Satres Narkoba Polres Majalengka Berhasil Amankan Terduga Pengedar Obat Obatan Terlarang
- Bupati Majalengka Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo.
- Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan
- Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman
- GANISA DPD Majalengka Apresiasi Ketegasan Kapolres dalam Pemberantasan Narkoba
Babinsa Koramil 1514-02/Berebere Tekankan Sikap Terbuka dan Rukun Antar Suku dan Agama

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-02/Berebere, Kopda Karim, mengajak warga Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, untuk senantiasa menjaga sikap toleransi dan menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat. Himbauan tersebut disampaikan saat dirinya melaksanakan komunikasi sosial bersama masyarakat setempat, Jumat (5/9/2025).
Dalam kesempatan itu, Kopda Karim menegaskan bahwa toleransi merupakan kunci terciptanya kerukunan, baik antaragama maupun antarsuku.
Baca Lainnya :
“Masyarakat Morotai dikenal memiliki keberagaman. Karena itu, mari kita terus pelihara sikap saling menghormati, terbuka terhadap siapa pun tanpa memandang latar belakang suku maupun agama. Dengan begitu, Desa Kenari dapat menjadi contoh desa yang rukun dan damai,” ujarnya.
Ia menambahkan“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan. Jangan hanya menunggu aparat, tetapi mari bersama-sama menjadi teladan bagi generasi muda dalam menghargai perbedaan,” jelasnya.
Himbauan ini sejalan dengan upaya Babinsa dalam mempererat persaudaraan dan kebersamaan dengan masyarakat di wilayah binaan.











