- Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
- Polres Majalengka Kejar Tersangka Kasus Persetubuhan Anak yang Mangkir Pemeriksaan
- Polres Majalengka Menangkan Sidang Praperadilan di Pengadilan Negri kelas 1B Majalengka
- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
- Polres Majalengka Gelar Operasi Miras, Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Berbagai Jenis
- Satres Narkoba Polres Majalengka Berhasil Amankan Terduga Pengedar Obat Obatan Terlarang
- Bupati Majalengka Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo.
- Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan
- Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman
- GANISA DPD Majalengka Apresiasi Ketegasan Kapolres dalam Pemberantasan Narkoba
Entaskan Kemiskinan Bupati Majalengka Gelontorkan 34,5 Miliar di Tahun 2026 untuk Desa.

Literasikata.id Majalengka - Angka kemiskinan di Kabupaten Majalengka masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera ditangani oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan data BPS angka kemiskinan di Majalengka tercatat sebesar 10,82 persen, atau masih berada di atas ambang 10 persen.
Baca Lainnya :
Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka akan mengelontorkan anggaran 34,5 miliar sebagai bantuan keuangan untuk Desa yang ada di Kabupaten Majalengka pada tahun 2026.
" Setiap Desa mendapatkan 100 juta diluar anggaran Dana Desa, ini merupakan salah satu program percepatan penurunan kemiskinan di wilayah pedesaan." Hal itu dikatakan Bupati Majalengka, H. Eman Suherman saat menghadiri pelantikan APDESI Majalengka di Gedung Nyi Rambut Kasih, Kamis (09/10/2025).
Lebih lanjut Bupati menjelaksan persoalan kemiskinan bukan sekadar soal angka, melainkan kondisi nyata yang harus ditangani dengan langkah konkret, melibatkan seluruh pihak.
“Menurut BPS, indikator kemiskinan itu dilihat dari kapital kepemilikan aset, salah satunya rumah tidak layak huni. Saya berharap Ketika satu rumah diguyur Rp20 juta, maka setiap desa ada 5 rumah yang diperbaiki. Jika ditotal paling tidak di kabupaten Majalengka ada 1.517 rumah yang diperbaiki dari program tersebut,” jelas H. Eman Suherman.
Bupati meminta kepada APDESI untuk berkolaborasi terkait program yang telah dijalankan oleh Pemda. Peningkatan IPM, bidang Kesehatan penurunan angka stunting dan Pendidikan.
Sementara Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Majalengka periode 2025 - 2030, Dudung Abdulah Yasin menekankan peran penting APDESI sebagai wadah persatuan dan kolaborasi antar kepala desa dalam mewujudkan visi Majalengka Langkung Sae
" DPC APDESI merupakan organisasi dan sekaligus rumah besar bagi para kepala desa yang ada di Majalengka. Selaku para kepala desa, kita ada di garda terdepan untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae," kata Kuwu Panjalin Kidul.











