- Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
- Polres Majalengka Kejar Tersangka Kasus Persetubuhan Anak yang Mangkir Pemeriksaan
- Polres Majalengka Menangkan Sidang Praperadilan di Pengadilan Negri kelas 1B Majalengka
- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
- Polres Majalengka Gelar Operasi Miras, Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Berbagai Jenis
- Satres Narkoba Polres Majalengka Berhasil Amankan Terduga Pengedar Obat Obatan Terlarang
- Bupati Majalengka Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo.
- Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan
- Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman
- GANISA DPD Majalengka Apresiasi Ketegasan Kapolres dalam Pemberantasan Narkoba
GANISA Minta Pemerintah Perhatikan Penggiat Sosial Kemanusiaan Anti Narkoba

Literasikata.id Bekasi – Yayasan Gerakan Anti Narkotika Indonesia (GANISA) Pejuang Kemanusiaan kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi narkoba melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar bersama BNN RI di Kecamatan Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Dalam kegiatan ini, para penggiat sosial anti narkoba menyuarakan harapan agar pemerintah pusat maupun daerah memberikan perhatian dan dukungan yang lebih besar terhadap perjuangan mereka di lapangan.
Kegiatan Bimtek tersebut dihadiri oleh Dewan Penasehat Yayasan Ganisa Pejuang Kemanusiaan, Jhon Soni Soelaksono, S.T., Camat Cibitung Encun Sunarto, S.E., M.M., Binmaspol Adit, serta Ketua Umum DPP GANISA Sunardi Lintang, S.M. Hadir pula jajaran DPP GANISA, perwakilan DPW Ganisa Jawa Tengah Agung Nugroho, DPD Ganisa Kota Bekasi Rohadi, serta para pengurus DPC dari Cikarang Barat, Karang Bahagia, Sukatani, dan Kedung Waringin. Masyarakat umum dan tokoh masyarakat Kecamatan Cibitung turut serta dalam kegiatan tersebut.
BNN: Penggiat Sosial Anti Narkoba Butuh Perhatian Pemerintah
Pemateri dari BNN RI, Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya, Hendrajid Putut Wadigdo, S.Sos, MM, M.Si, menyampaikan bahwa kejahatan narkoba semakin terstruktur dan dapat melibatkan siapa saja jika tidak disadari. Ia menegaskan bahwa edukasi harus terus dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Baca Lainnya :
“Upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan bersama. Rekan-rekan penggiat sosial perlu memperhatikan aspek ekonomi, budaya, dan koordinasi berkelanjutan dengan semua pihak, baik pemerintah maupun swasta. Selama ini para penggiat sosial anti narkoba kurang mendapat perhatian dari pemerintah,” ujarnya.
Hendrajid berharap setelah Bimtek ini, GANISA mendapatkan perhatian khusus berupa dukungan pembinaan dan anggaran untuk kegiatan sosial kemanusiaan mereka.
Ganisa Didorong Jadi Pelopor Edukasi Anti Narkoba
Dewan Penasehat GANISA, Jhon Soni Soelaksono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bimtek yang dinilai memperkuat peran organisasi masyarakat dalam pencegahan narkoba.
“Ini bukan sekadar kegiatan biasa. Penggiat harus memiliki komitmen menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Cibitung Encun Sunarto menegaskan dukungannya terhadap GANISA yang dinilai konsisten melakukan edukasi anti narkoba.
“Yayasan Ganisa Pejuang Kemanusiaan layak mendapat apresiasi setinggi-tingginya. Mereka aktif bergerak di berbagai wilayah Indonesia,” katanya.
Perwakilan Binmaspol, Adit, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, organisasi masyarakat, serta masyarakat umum dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di Kabupaten Bekasi dan seluruh Indonesia.
Rencana Tindak Lanjut Ganisa: TOT, Kampanye Digital, dan Penguatan Struktur
Yayasan Ganisa Pejuang Kemanusiaan juga memaparkan rencana tindak lanjut pasca-Bimtek, di antaranya:
- Peningkatan kapasitas pengurus dari tingkat DPP, DPW, DPD, hingga DPC se-Indonesia.
- Pelatihan lanjutan (TOT) untuk memperdalam pengetahuan tentang narkoba, bahaya rokok elektrik/vape, minuman keras, serta teknik komunikasi efektif.
- Kampanye digital nasional melalui konten edukatif di media sosial untuk menyasar generasi Z dan masyarakat umum.
- Sosialisasi rutin dan terukur mengenai bahaya narkoba dan rokok elektrik/vape.
- Evaluasi berkala terhadap seluruh kegiatan pencegahan.
- Dukungan terhadap cita-cita Presiden RI Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045, dengan berperan aktif memerangi narkoba dan minuman keras.
Ketua Umum DPP GANISA, Sunardi Lintang, S.M., menegaskan bahwa Ganisa akan terus memperkuat komitmen dalam gerakan pencegahan narkoba di seluruh Indonesia.
“Dengan semangat gotong royong, kita yakin Ganisa dapat memberikan kontribusi besar bagi Indonesia yang sehat, kuat, sejahtera, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tutupnya.











