- Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
- Polres Majalengka Kejar Tersangka Kasus Persetubuhan Anak yang Mangkir Pemeriksaan
- Polres Majalengka Menangkan Sidang Praperadilan di Pengadilan Negri kelas 1B Majalengka
- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
- Polres Majalengka Gelar Operasi Miras, Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Berbagai Jenis
- Satres Narkoba Polres Majalengka Berhasil Amankan Terduga Pengedar Obat Obatan Terlarang
- Bupati Majalengka Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo.
- Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan
- Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman
- GANISA DPD Majalengka Apresiasi Ketegasan Kapolres dalam Pemberantasan Narkoba
Kasdim 1514/Morotai Tekankan Pentingnya Pengawasan Ketat Orang Asing di Morotai.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Kasdim 1514/Morotai Mayor Inf Rusmin Nuryadin menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang diselenggarakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo di Hotel Molokay, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (26/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Mayor Inf Rusmin Nuryadin menyampaikan pentingnya langkah antisipasi terhadap masuknya orang asing ke wilayah Morotai, baik melalui jalur legal maupun ilegal. Ia menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah potensi pelanggaran hukum.
“Langkah pengawasan perlu diawali dengan pendataan identitas, lokasi tempat tinggal, serta pemetaan wilayah yang sering dikunjungi oleh orang asing. Dengan begitu, kita memiliki gambaran jelas dan data akurat untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.
Baca Lainnya :
Selain itu, Kasdim juga menekankan perlunya pengawasan lapangan secara rutin. Hal ini, kata dia, dapat dilakukan melalui patroli bersama, pengecekan dokumen, hingga pemantauan langsung terhadap aktivitas orang asing. “Apabila ditemukan adanya pelanggaran, maka tindakan tegas harus segera diambil sesuai prosedur,” tegasnya.
“Koordinasi bisa lebih efektif jika kita memiliki saluran komunikasi bersama, misalnya melalui grup WhatsApp yang melibatkan pihak-pihak berkompeten. Dengan begitu, setiap informasi dapat dibahas secara cepat, jelas, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh berbagai unsur Forkopimda serta instansi terkait di Kabupaten Pulau Morotai.











