- Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
- Polres Majalengka Kejar Tersangka Kasus Persetubuhan Anak yang Mangkir Pemeriksaan
- Polres Majalengka Menangkan Sidang Praperadilan di Pengadilan Negri kelas 1B Majalengka
- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
- Polres Majalengka Gelar Operasi Miras, Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Berbagai Jenis
- Satres Narkoba Polres Majalengka Berhasil Amankan Terduga Pengedar Obat Obatan Terlarang
- Bupati Majalengka Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Program ‘Matahati’, Tegas Berantas Calo.
- Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan
- Bupati Majalengka Kick Off Penataan Kabel Udara, Dorong Kota Lebih Rapi dan Aman
- GANISA DPD Majalengka Apresiasi Ketegasan Kapolres dalam Pemberantasan Narkoba
Masyarakat Majalengka Mulai Resah Maraknya Knalpot Bising dan Pengendara Tanpa Helm

Literasikata.id Majalengka – Kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas dinilai mulai menurun. Hal ini terlihat dari maraknya kembali pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot bising (bronk) dan berkendara tanpa menggunakan helm di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Majalengka. Fenomena tersebut membuat masyarakat merasa resah dan terganggu.
Pantauan di lapangan pada Jumat (7/11/2025), sejumlah pengendara tampak melintas tanpa perlengkapan keselamatan, terutama di kawasan perkotaan Majalengka seperti sekitar Alun-Alun Majalengka, jalan raya Maja, hingga wilayah Kadipaten.
Baca Lainnya :
Seorang warga, Aditya (32), mengaku terganggu dengan banyaknya pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas.
Sekarang makin banyak yang nekat nggak pakai helm. Mungkin karena merasa nggak ada penindakan, jadi mereka bebas begitu saja, ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Siti (53), warga yang kerap menunggu angkutan umum di sekitar Alun-Alun Majalengka.
Sering lihat anak-anak muda lewat tanpa helm, knalpotnya juga berisik sekali. Kadang bikin kaget, apalagi kalau malam hari, ungkapnya.
Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat kembali meningkatkan penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas, terutama penggunaan knalpot tidak sesuai standar dan pengendara tanpa helm. Selain mengganggu kenyamanan, perilaku tersebut juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Upaya penegakan hukum diharapkan dapat mengembalikan ketertiban serta menciptakan suasana aman dan nyaman di jalan raya bagi seluruh pengguna jalan di Majalengka.











